Sensasi Taman Eden 100

- GBI Mandarin Binjai / Sunkist
Dokumentasi Acara Hari Ulang Tahun bernuansa Lingkungan Hidup di Pantai Cermin Tgl. 20 Mei 2008, sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup 2008.
Marandus Sirait menerima Piala Kalpataru dari Presiden RI, sebagai Perintis Lingkungan Hidup Tahun 2005 :
Pemandangan dari Puncak Bukit Manja :
Berkemah di lokasi Air Terjun 7 Tingkat dan Air Terjun Jantung Rimba :
Pada bulan Januari 2007, Duta Besar Belgia berkunjung ke Taman Eden “100″ dan menanam pohon :
Kunjungan Artis Batak Bermazmur (ARBAB) dari Ibukota yang dipimpin oleh Rita Butar Butar pada Tgl. 11 April 2006 :
Kegiatan Perlombaan pada Agustusan di Taman Eden “100″ :
Jenis-jenis Anggrek yang tumbuh di hutan Taman Eden “100″ :
Tanaman berbuah yang khas dari lokasi Taman Eden “100″ :
Resepsi Pernikahan Bernuansa Lingkungan Hidup (Marandus Sirait & Yohana Sitepu) di Taman Eden “100″ :












Sabtu, 19 Januari 2008 pukul 12:03 pm
Hallo…saya baru menemukan web anda dari tanobatak.wordpress..
Horas!
Jumat, 8 Februari 2008 pukul 1:43 am
Menurut saya kegiatan ini baik,dan sikap kepedulian terhadap lingkungan itu memang perlu.Saya senang karena bisa memberikan komentar di publik ini.
Jumat, 8 Februari 2008 pukul 1:50 am
Setelah saya membuka gambar anggrek,saya tertarik dengan tumbuhan ini,kalaw boleh saya tanya,tumbuhan anggrek yang ada pada gambar itu tergolong anggrek jenis apa dan bisa tumbuh di daerah beriklim apa?
@ YHANI :
Semua anggrek yang kami tampilkan ini masih alami, jenis dan speciesnya belum diketahui, habitat asli tempat tumbuhnya disana dingin.
Terima kasih telah mampir di web ini. Semoga kita semua semakin peduli kelestarian lingkungan kita.
Senin, 11 Februari 2008 pukul 1:33 pm
datanglah ke taman eden,sekedar untk menamai bunga bunga liar di bawah pohon itu.
maka kamu akan mengerti puisi”karena alam begitu indah maka kami mendaki”,yg
ditulis oleh mikhael sirait yg tergantung bisu di dinding papan rumah itu,,
atau ingin menulis puisi yg lain?
Kamis, 28 Februari 2008 pukul 8:43 am
AKU SENANG…..
@ DZ3,
Terimakasih anda telah mampir. Sukses selalu.
Senin, 3 Maret 2008 pukul 4:15 am
Semoga tano batak semakin maju
@ levipanggabean,
Horas ma tutu Tano Batak!
Senin, 3 Maret 2008 pukul 7:15 am
kantong semarnya lucu
Senin, 3 Maret 2008 pukul 7:21 am
met lestarikan ciptaan Tuhan GBU
Jumat, 7 Maret 2008 pukul 7:09 pm
hai…..horas..salut dan bangga dgn semua yang diperbuat terhadap kelestarian alam,saya ingin sekali datang untuk berkunjung.biar gak penasaran hanya dengar ceritanya dari Tulang Monang Naipospos.Akhir bulan saya beserta team akan ke Kab.Samosir utk pemotretan dalam rangka pembuatan buku,just let me know dimana lokasi taman eden 100 itu.
@ Merdi Sihombing,
Terimakasih Lae atas rencana ke Taman Eden 100 bersama teamnya.
Taman Eden 100 letaknya di km-16, dari arah Parapat ke Porsea, di dusun Lumban Rang Kecamatan Lumbanjulu, Kab. Toba Samosir, sebelah kiri jalan. Kira-kira 20 menit dari Parapat dengan kendaraan roda empat.
Sabtu, 8 Maret 2008 pukul 7:04 pm
wow…i’ll b there…b’cause every month pasti saya ada di bonapasogit dan singgah di Kab.Tobasa nyamperi beberapa desa spt:Silamosik,Silaen,Pintubosi,Meat dan Panamean yang begitu terisolir.Satu hal yg membuat acungan jempol buat Taman Eden 100 sbg pioner perintis lingkungan hidup yg telah berbuat dan hasilnya sgt memuaskan org banyak tanpa teriak2 untuk diexpos.bravo Taman Eden 100…cikal bakal Batak utk mencintai lingkungan,anda yg pertama dan akan menjadi inspirasi kpd semua yg lainnya.yang begini baru namanya BATAK KERENNNNN
@ Merdi Sihombing,
Terima kasih Lae. Wah yang keren yang mana nih lae?
Senin, 7 April 2008 pukul 9:56 am
Semangat terus supaya aeknatolu terkenal, dan sebarkan ke seluruh penjuru dunia
Horazzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz.
tumpal.pangihutan.s@ptpjb.com
Jumat, 11 April 2008 pukul 4:17 am
Hee…he jadi teringat waktu nyasar dulu di Taman Eden
Kami ada 30an orang nyasar nggak tahu kenapa..
Padahal ada 4 Orang Teman yang udah biasa bolak-balik ke Taman Eden..
Alhasil kami ditemukan regu penyelamat pada pukul 12 Malam dan sampai di bawah pukul 03.00 Pagi…
Sepanjang perjalanan juga banyak ditemukan dan dirasakan hal-hal aneh
Sabtu, 12 April 2008 pukul 7:58 am
horas….
Nunga massai leleng dang tu Lumban Rang (TAMAN EDEN). TERAKHIR TAHUN 2006, SEKARANG SAYA DI HALTIM-MALUKU UTARA. TAMAN EDEN OK, MAJU TERUS CIPTAKAN TEMPAT WISATA TARAF INTERNASIONAL.
TUNGGU SAYA, SUATU SAAT SAYA BALIK KE PORSEA SAYA AKAN BERKUNJUNG,
SYALOM.
Rabu, 14 Mei 2008 pukul 7:00 am
Wah……
Ternyata nama desa lumbanrang dan taman eden dikenal juga di dunia maya.
Senang deh mengetahuinya.
Maju truz taman eden!!!!
Rabu, 14 Mei 2008 pukul 7:06 am
HORAS!!!!!!!
Q tinggal di aeknatolu dekat daerah taman eden.
jadi sedikit banyak tau mengenai taman eden dan air terjun 7 tingkat.
Harapannya moga taman eden semakin maju n berkembang sesuai dengan harapan2 pengelolanya.
Kamis, 15 Mei 2008 pukul 1:56 am
Ito Martha Saragih,
Horas, mauliate ito telah mampir.
Wah, ito tinggal di Aeknatolu? Siapa ya, tolong kasitau kita ya?
Asli anak Aeknatolu atau pendatang?
GBU.
Kamis, 15 Mei 2008 pukul 9:56 am
Kelurga kami aslinya dari samosir.Tapi saya lahir dan besar di aeknatolu.
mama orang lumban pea.saya anak bapa Sidauruk toke kopi.
Bapa punya usaha panglong Bangun Tani Nauli di simpang lumban pea…
Mauliate….
Minggu, 25 Mei 2008 pukul 4:29 pm
bah. dah ketinggalan aku ini, baru tau aku teman eden ada di tano batak….
bisanya di kasih tau alamat lengkap dan apa2 saja yang ada di taman eden kita itu.
mauliate bah parjolo.
@Lamsito,
Ada banyak objek yang sangat menarik disana, datang dan nikmati. Terimakasih.
Minggu, 25 Mei 2008 pukul 11:09 pm
maju trusssssss Taman Eden 100. Pemandangan yang indah dan lokasi wisata yang bagus membuat saya kagum melihat air terjunnya dan tanaman buah yang beraneka ragam. kalo boleh taman eden ditingkatkan ya, biar menjadi objek wisata go internasional…
@ berMan,
Terimakasih ya saudaraku, sudah berkunjung ke web ini. Dan jangan lupa berkunjung juga ke taman Eden 100.
Senin, 26 Mei 2008 pukul 5:21 pm
olo…..leon lae jo alamat lengkap na asa boi iba ro tu si
@ Lamsito,
Oke lae, alamatnya di Desa Lumban Rang, Kecamatan Lumban Julu, Kab. Tobasa, tepatnya di Km-18 kalau dari Parapat menuju Porsea, atau di Km-20 kalau dari Porsea menuju Parapat.
Datang aja lae, ditunggu. Mari kita melestarikan lingkungan kita ini.
Horas.
Selasa, 27 Mei 2008 pukul 7:37 pm
Mauliate atas infonya……
atur cuti dan segera meluncur…..
I will be coming……
Jumat, 6 Juni 2008 pukul 5:11 pm
Maju terus taman eden 100.
Keep earth beautiful…
Salam buat lae Marandus.
GBU.
Rabu, 18 Juni 2008 pukul 1:06 pm
Maju terus taman eden, kita doain taman eden makin indah banyak peminatnya jangan hanya lokal kalau bisa juga dikunjungi domestik luar negeri. horaaaas
Rabu, 18 Juni 2008 pukul 1:11 pm
saya tamatan dari SMU lumban julu, dulu saya pernah ketaman eden tapi pemandangannya belum seberapa tapi info yang saya dengar dan lihat melalui internet taman eden sudah makin maju syukurlah saya bangga karena dekat tanah kelahiran. maju terus horaaas
Rabu, 18 Juni 2008 pukul 6:49 pm
taon 2006 nunga huboto barita ni taman eden, alai hurang jelas petunjukna. godang do na so mamboto lokasi taman eden, termasuk au dang jadi mampir ala kelewatan, pada hal au menuju porsea na di awal bulan juni 2008. Saran sian au mulai sian parapat dibahen ma petunjuk setiap kilometer sahat tu lokasi.
Rabu, 18 Juni 2008 pukul 6:58 pm
saya warga hutanagodang porsea yang ada di jakarta, saya melihat taman eden melalui enternet dan bangga akan adanya taman eden, apalagi dengan adanya air terjun, anggrek. Tentunya objek wisata ini akan meningkatkan PAD kabupaten Toba. Berjuang terus tulang Marandus Sirait, Tuhan memberkati orang yang memelihara ciptaannya.
Rabu, 23 Juli 2008 pukul 7:22 am
wah… sepuluh taun lalu aku pernah ke taman eden. dulu rumah2 tarzannya masih baru. dan masih baru dikembangkan. kaget juga sekarang udah banyak kemajuan. saya tinggal di sihiong. bulan 6 kemaren ga sempat singgah di taman eden lagi. padahal kesempatan itu jarang banget didapat, maklum lah. aku tinggal di Merauke, paling ujung Indonesia. yang pasti tolong manajemennya diperhatikan lagi, sapa tau bisa jadi taman wisata yang go internasional…. Horas
@ Helen Lucia Katrin Butarbutar,SKm
Terimakasih ito atas saran dan perhatiannya.
Salam buat halak hita di Merauke.
Rabu, 23 Juli 2008 pukul 10:40 am
hmm…aku pernah liat di tv tentang di liputnya taman eden yang berada di tanah batak…aku senang banget sieh….akhirnya tanah batak bisa diangkat ke publik dengan sendirinya menjadi promo buat pariwisata yang ada di tanah batak…sehingga banyak keuntungan yang bisa di dapat. kita tahu bahwa indonesia merupakan negara terbanyak mempunyai spesies anggrek di dunia ….dan aku senang salah satu daerah yang mempunya anggrek langka ada di tanah batak…apalagi dibuatnya suatu wadah atau pelestarian bagi anggrek itu sendiri…aku harap pemerintah setempat dapat memanfaatkan momen ini dalam hal positif dan mencari ahli yang bisa membuat penelitian ttf anggrek langka yang ada di tanah batak dan semakin gencar buat mempromosikan ke indonesia sendiri bahkan ke luar indonesia..jadi para wisatan lokal maupun mancanegara berbondong2 datang ke tanah batak . thanks
Rabu, 20 Agustus 2008 pukul 4:19 pm
saluuuuuuut tuk lumban rang
tunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa!!!!!!!
maju truz